March 27, 2006
Pencumburu??
Bagi yang sudah merid, masih cemburu gak kalo pasangannya keluar sama orang lain berduaan entah dalam rangka urusan kantor ato lainnya?. Bagi yang belum merid, cemburu gak kalo ibunya boncengan sama orang lain yang bukan sodara ato suaminya? Bagi yang punya adik perempuan, cemburu gak kalo adiknya diapelin sama teman cowoknya dikasih coklat trus dalam keadaan berbunga-bunga diajak ke area remang-remang apapun itu tempatnya?? Kalo kamu masih punya perasaan cemburu, selamat bung! Anda masih punya perasaan sayang sama orang-orang terdekat anda
.
Dulu mungkin masih banyak yang sangat posesif pada pasangannya, seolah-olah pasangannya itu ibarat kue kesayangan yang gak mau sedikitpun dicuil dan dicicipi oleh orang lain. Tapi sekarang mungkin mereka sedikit malu untuk bersikap posesif seperti itu, dan akhirnya meminimalisir perasaan cemburu. Contoh saja seorang aktris yang beradegan intim dengan aktor lain, suaminya ketika ditanya publik dengan alasan seni dan profesionalisme tidak merasa cemburu malah mendukung. Contoh lain seorang ibu mengijinkan putrinya yang masih belia berpacaran, kasian dunk bu kecil-kecil tubuhnya dah ada bekas tangan-tangan gak bertanggungjawab
.
Coba lihat orang-orang yang menganut paham “kebebasan” ekstrimnya gini, mereka kalo memperkenalkan istrinya: “Hey, this is Grace my sexy wife!”
. Teman, jika suami/istri menumbuhkan perasaan cemburunya lagi, Bapak/Ibu menumbuhkan perasaannya cemburunya, kakak/adik menumbuhkan perasaan cemburunya juga maka masing-masing akan saling menjaga diri. Dan inilah sebuah perasaan manusiawi yang dipelihara kembali bisa menjadi solusi untuk mencegah kerusakan moral saat ini. Bagaimana menurut anda?
–intisari pesan diambil dari sebuah kajian ahad tgl 26-3-2006


